Pages

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 05 Januari 2015

Okra si kaya manfaat


Okra
Okra Abelmoschus esculentus berasal dari Asia Tenggara. Namun lebih populer di India, Afrika Barat, dan Brasil. Para pekebun di Indonesia, mulai menanam okra sejak 1877. Buahnya yang panjang melancip dari eksemplar-eksemplar dimakan mentah sebagai sayuran, penduduk mengkonsumsinya sebagai lalap. Orang Eropa menyebutnya Lady Finger, orang India menyebutnya vendi, orang cina menyebutnya yeong kok tau, orang kita melayu menyebutnya Kacang lendir, ada juga yang menyebutnya Okra. Daun mudanya dapat dibuat sayuran atau menjadi makanan hewan yang baik, buahnya (yg masih muda, karena kalau yang tua sudah berserat keras), berkhasiat menguatkan otak dan menambah kecerdasan. Akarnya dan bijinya yang di rebus berkhasiat melancarkan buang air kecil dan menyembuhkan bengkak dan radang Okra adalah sayuran sangat sehat untuk dikonsumsi masyarakat kita, tetapi kenapa yang banyak mengkonsumsi adalah bangsa lain seperti: Arab Saudi, Malaysia, Singapura, India, Jepang sampai saat ini export ke Jepang sangat banyak sekali. Hal ini karena tidak adanya sosialisasi oleh yang mengerti kepada masyarakat awam. Meskipun okra telah lama ditanam di Indonesia, namun sepertinya saat ini okra tidak banyak dikenal, untuk mencari dipasaran pun sulit sekali, hal ini karena kurangnya sosialisasi mengenai manfaat okra. Seandainya orang Indonesia mengetahui khasiat okra sebagai sayur secara menyeluruh seperti mereka mengenal timun, buncis, gambas dan sayuran sejenisnya, akan memperlakukan sayur ini sebagai sayuran pada umumnya yang bisa ditumis, dibuat sop, buat lalap sambal dan sebagainya.
Okra Bermanfaat untuk Menstabilkan Gula Darah
Okra juga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Berikut sedikit tips bagi yang ingin mencobanya:
  1. Buah okra yang masih muda testurnya segar dan lembek satu buah dipotong-potong menjadi beberapa irisan kemudian dimasukkan dalam segelas air minum.
  2. Biarkan selama 3 jam sebaiknya pagi hari sebelum makan setelah itu diminum sekaligus akan membuat lambung kita terisi serat yang berkadar tinggi dari lendir okra tersebut. Lendir inilah yang bermanfaat untuk menstabilkan gula darah. Sebaiknya dilakukan setiap hari untuk menjaga kesehatan.
Okra sebagai masakan
Okra juga bisa dimasak dengan bumbu apa saja misalnya: balado, oseng-oseng, lalapan, sambal trasi, gulai okra dan bahkan masakan Eropa. Untuk memasaknya sedikit berbeda dengan sayuran pada umumnya. Dalam memasak yang harus diperhatikan adalah lendirnya supaya tidak memenuhi tempat masak kita. Berikut caranya:
  1. Setelah itu masukkan irisan okra kedalam bumbu kurang dari 5 menit jangan sampai lendir keluar lantas diangkat dan sajikan.
  2. Buat bumbu yang akan dipakai membuat masakan Okra sampai masak benar.
  3. Siapkan okra di iris kecil-kecil atau menurut selera.
Rasanya enak seperti mentimun atau gambas atau buncis namun khasiatnya berlipat dari sayuran lain. Kebutuhan okra di negara Jepang, Taiwan, Arab sangat tinggi, dengan demikian lebih banyak sayuran okra diekspor ke luar negeri dari pada dikonsumsi di dalam negeri. Sayuran okra di negara-negara tersebut dijual di restoran-restoran besar juga di Mall dalam bentuk segar atau olahan. Namun sayangnya di Indonesia sendiri jarang sekali kelihatan, hal ini karena kurangnya sosialisasi sayur ini di masyarakat Indonesia.
Di India okra seperti makanan sehari-hari dan sudah dibudidayakan secara masal sampai dieksport ke negara lain. Sedangkan di Indonesia juga sudah dibudidayakan, namun oleh sebagian kecil pengusaha pertanian dalam kapasitas yang dapat dikatakan masih sangat kecil. Tanaman ini sangat produktif sekali di daerah tropis tetapi lain halnya di negara dengan 4 musim. Oleh karenanya yang menjadi tempat budidaya okra diantaranya adalah Indonesia dan yang disekitar katulistiwa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar