Sedekah itu “indah”
Assalamualaikum sobat, “sudahkah anda bersedekah hari ini?” adalah slogan
yang sedang menjadi tranding topic akhir-akhir
ini. Banyak orang yang menyangkal apabila ada ajakan untuk melakukan habbits yang satu ini, meskipun sekarang
ini telah banyak bertebaran orang-orang yang gencar mensyiarkan tentang manfaat
sedekah. Oleh orang-orang yang belum mengerti mengenai keutamaan sedekah
mungkin akan enggan mengeluarkan harta hasil keringatnya untuk diberikan secara
Cuma-Cuma kepada orang lain. Namun tahukah sobat, bahwa ada kekuatan besar
dibalik sedekah ini. Berikut ini adalah beberapa keutamaan sedekah. Lets see
it..!!
1. Menunda kematian
Rasulullah
saw bersabda: “Sedekah dapat menolak kematian yang buruk.” (Al-Wasail 6:
255, hadis ke 2) Imam Ja’far
Ash-Shadiq (sa) berkata:
Pada suatu
hari orang yahudi lewat dekat Rasulullah saw, lalu ia mengucapkan: Assam
‘alayka (kematian atasmu). Rasulullah saw menjawab: ‘Alayka (atasmu). Lalu para
sahabatnya berkata: Ia mengucapkan salam atasmu dengan ucapan kematian, ia
berkata: kematian atasmu. Nabi saw bersabda: “Demikian juga jawabanku.”
Kemudian Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya orang yahudi ini tengkuknya
akan digigit oleh binatang yang hitam (ular dan kalajengking) dan mematikannya.
Kemudian orang yahudi itu pergi mencari kayu bakar lalu ia membawa kayu bakar
yang banyak. Rasulullah saw belum meninggalkan tempat itu yahudi tersebut lewat
lagi (belum mati). Maka Rasulullah saw bersabda kepadanya: “Letakkan kayu
bakarmu.” Ternyata di dalam kayu bakar itu ada binatang hitam seperti yang
dinyatakan oleh beliau. Kemudian Rasulullah saw bersabda: “Wahai yahudi, amal
apa yang kamu lakukan? Ia menjawab: Aku tidak punya kerjaan kecuali mencari
kayu bakar seperti yang aku bawa ini, dan aku membawa dua potong roti, lalu aku
makan yang satu potong dan satu potong yang lain aku sedekahkan pada orang
miskin. Maka Rasulullah saw bersabda: “Dengan sedekah itu Allah menyelamatkan
dia.” Selanjutnya beliau bersabda: “Sedekah dapat menyelamatkan manusia dari
kematian yang buruk.” (Al-Wasail 6: 267, hadis ke 4)
2. Bertambahnya rezeki
Rasulullah
saw bersabda:
“Bersedekahlah
kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka
bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian.” (Al-Wasail 6: 255,
hadis ke 11)
3. Terhindar bahaya
Rasulullah
saw bersabda:
“Mulai pagi
harimu dengan sedekah, barangsiapa yang memulai pagi harinya dengan sedekah ia
tidak akan terkena sasaran bala.” (Al-Wasail 6: 257, hadis ke 15)
4. Kesempurnaan keimanan
Imam Ja’far
Ash-Shadiq (sa) berkata:
“Tidaklah
sempurna keimanan seorang hamba sehingga ia melakukan empat hal: Berakhlak
baik, bersikap dermawan, menahan karunia dari ucapan, dan mengeluarkan karunia
dari hartanya.” (Al-Wasail 6: 259, hadis ke 21)
5. Pahala perang uhud
Imam Ja’far
Ash-Shadiq berkata bahwa Allah Swt berfirman:
“Segala
sesuatu Aku wakilkan pada orang selain-Ku untuk menggenggamnya kecuali sedekah,
Aku sendiri dengan tangan-Ku yang mengambilnya, sekalipun seseorang bersedekah
dengan satu biji korma atau sebelah biji korma. Kemudian Aku menambahkan
baginya sebagaimana ia menambahkan sebelum meninggalkan. Kemudian saat ia
datang pada hari kiamat ia mendapat pahala seperti pahala perang Uhud bahkan
lebih besar dari pahala perang Uhud.” (Al-Wasail 6: 265, hadis ke 7)
6. Penjagaan Allah sepanjang hari
Imam Ja’far
Ash-Shadiq (sa) berkata:
“Awali pagi
harimu dengan sedekah, gemarlah bersedekah. Tidak ada seorang mukmin pun yang
bersedekah karena mengharapkan apa yang ada di sisi Allah untuk menolak
keburukan yang akan turun dari langi ke bumi pada hari itu, kecuali Allah
menjaganya dari keburukan apa yang akan turun dari langit ke bumi pada hari
itu.” (Al-Wasail 6: 267, hadis ke 3)
7. Mengubah takdir
Rasulullah
saw berwasiat kepada Ali bin Abi Thalib (sa):
“Wahai Ali,
sedekah itu dapat menolak takdir mubram (yang telah ditetapkan). Wahai Ali,
silaturahim dapat menambah umur. Wahai Ali, tidak ada sedekah ketika keluarga
dekatnya membutuhkan. Wahai Ali, tidak ada kebaikan dalam ucapan kecuali
disertai perbuatan, dan tidak ada sedekah kecuali dengan niat (karena Allah).”
(Al-Wasail 6: 267, hadis ke 4)
8. Penolak hari nahas
Imam Ja’far
Ash-Shadiq (sa) berkata:
“Antara aku
dan seseorang punya perhitungan tentang bumi. Orang itu ahli nujum, ia sengaja
keluar rumah untuk suatu urusan pada saat “Al-Su’ud” (bulan berada di manazil
Al-Su’ud), dan aku juga keluar rumah pada hari nahas. Lalu kami menghitungnya,
lalu keluarlah untukku dua perhitungan yang baik. Kemudian orang itu memukulkan
tangan kanannya pada tangan kirinya, kemudian berkata: Aku belum pernah sama
sekali melihat hari seperti hari ini. Aku berkata: Celaka hari yang lain dan
hari apa itu? Ia berkata: Aku ahli nujum, aku datang padamu pada hari nahas,
aku keluar rumah pada saat Al-Su’ud, kemudian kami menghitung, lalu keluarlah
untuk Anda dua perhitungan yang baik. Ketika itulah aku berkata kepadanya:
“Tidakkah aku pernah menyampaikan suatu hadis yang disampaikan padaku oleh
ayahku? Yaitu Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang ingin diselamatkan
oleh Allah dari hari nahas, maka hendak mengawali harinya dengan sedekah,
niscaya Allah menyelamatkannya dari hari nahas itu. Barangsiapa yang ingin
diselamatkan oleh Allah dari malam nahas, maka hendaknya mengawali malamnya
dengan sedekah niscaya ia diselamatkan dari malam nahas itu. Kemudian aku
berkata: “Sesungguhnya aku mengawali keluar rumah dengan sedekah; ini lebih
baik bagimu daripada ilmu nujum.” (Al-Wasail 6: 273, hadis ke 1)
9. Rahasia sedekah di malam hari dan siang hari
Imam Ja’far
Ash-Shadiq (sa) berkata:
“Sesungguhnya
sedekah di malam hari dapat memadamkan murka Allah, menghapus dosa besar dan
mempermudah perhitungan amal; sedekah di siang hari dapat menumbuhkan harta dan
menambah umur.” (Al-Wasail 6: 273, hadis ke 2)
10. Rahasia sedekah: Ali bin Abi
Thalib
Imam Ali bin
Abi Thalib (sa):
“Sesungguhnya
tawassul yang paling utama adalah bertawasul dengan keimanan kepada Allah …,
dengan silaturrahim karena hal ini dapat menumbuhkan harta dan menambah umur;
dengan sedekah yang tersembunyi karena hal ini dapat menghapuskan kesalahan dan
memadamkan murkan Allah Azza wa Jalla; dengan amal-amal yang ma’ruf (kebajikan)
karena hal ini dapat menolak kematian yang buruk dan menjaga dari pertarungan
kehinaan…” (Al-Wasail 6: 275, hadis ke 4)
11. Sedekah itu mensucikan jiwa
Allah Ta`ala
berfirman:
”Ambillah
zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan
mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya dia kamu itu
(menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah (menjadi) ketentraman jiwa
bagi mereka, Dan Allah Mendengar lagi Maha Mengetahui.“ (QS At-Taubah: 103)
"Ayo sobat, kita sedekah. karena sedekah akan menjadi naungan kita kelak di hari pembalasan (kiamat)" (HR Baihaqi)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar